Gadingan, Wates, Kulon Progo

Latest Post


GADINGAN (25/06/2015) – Pada bulan suci ramadhan kita sebagai umat islam wajib untuk menjalankan ibadah ramadhan yaitu melaksanakan puasa. Penting, mengapa kita wajib menjalan ibadah ramadhan ? Hal demikian disampaikan Bp. Drs. Risdiyanto, mengawali ceramahnya usai menjalankan sholat isya’ berjamaah di mushola Soko Tunggal Gadingan, Rabu malam (24/06).

Dijelaskan, dalam salah satu hadist menyebutkan, setiap amalan bani adam (manusia) untuk dirinya sendiri, jadi apabila para jamaah menjalankan sholat, bekerja dikantor maupun berdagang, itu semua hanya untuk dirinya sendiri. Kecuali ibadah ramadhan untukku Allah SWT dan pahalanya hanya Allah yang memberi. Ibadah ramadhan dengan menjalankan puasa memang berat, apabila tidak diikuti dengan niat, akan tetapi kalau pakai niat maka menjalankan puasa itu terasa ringan.

Ditambahkan, ada beberapa rahasia Allah SWT bagi manusia yang menjalankan ibadah ramadhan, diantaranya :  
1.     Pertama, bahwa kita semua menjalankan ibadah ramadhan, semata-mata hanya ditujukan kepada Allah, kemudian semua pahala dan ganjaran hanya Allah yang akan memberikan. Semua ibadah yang kita lakukan pada akhirnya akan mencerminkan Ketagwaan kita. ( Al-Baqorah ayat 183 ).
-       Kalau kita diberi musibah, kita harus sabar dengan mengucap innalillahi wainnailaihi roojiun.
-       Kalau kita salah kita harus mengucap astagfirlah hal adzim.
-       Kalau kita melakukan semaunya sendiri dan terlanjur salah, segeralah bertaubat dan memohon maaf.
2.     Kedua, Puasa adalah pendidikan jiwa.

Sambil mengucap salam Bp. Risdiyanto mengakhiri ceramahnya dan di lanjutkan dengan sholat tarawih bersama. (br)


HUMAS G4  

GADINGAN (25/06/2015) – Usai menjalankan sholat tarawih bersama, para takmir mushola Soko Tunggal yang dipimpin ketuanya Bp. Wahyono, langsung mengadakan rapat persiapan acara Nuzulul Qur’an.

Rapat yang diselenggarakan dengan santai penuh kekeluargaan ini dihadiri 15 orang takmir dan juga dihadiri Sdri. Ambarwati dan Sukarjono, mewakili rekan-rekanya sesama  mahasiswa UIN Yogyakarta yang pada saat ini sedang melaksanakan KKN di SMK/SMA Ma’arif Wates.
 
Bp. Wahyono pada kesempatan tersebut berharap agar program yang telah disusun ini bisa berjalan sesuai yang kita harapkan dan sukses dalam pelaksanaannya dan kepada mahasiswa KKN juga dimohon berperan aktif dalam kegiatan ini serta kegiatan lainnya di masyarakat tanpa mengganggu tugas pokok KKN itu sendiri. 

Selanjutnya, acara diberikan kepada Bp. H. Martono untuk memandu jalannya rapat. Hasil kesepakatan rapat pertama dan yang kedua ini, diputuskan bahwa kegiatan Nuzulul Qur’an yang akan digelar pada Minggu malam (05/07) bulan depan bertempat di Mushola Soko Tunggal RT 03 RW 08 Gadingan Wates Kulon Progo, akan dimulai usai sholat tarawih atau sekitar pukul 20.00 WIB sampai selesai.

Kegiatan bertema “Tingkatkan Kualitas Diri Menyambut Kemenangan Sejati“ akan menghadrkan pembicara atau penceramah Bp. Drs. Syaiful Hadi, MA dari Kantor Kemenag Kab. Kulon Progo. Jadi rapat persiapan ini sudah final tinggal nunggu waktu pelaksaan, jelas Bp. H. Martono.

Pada kesempatan tersebut juga akan laksanakan penyerahan hadiah lomba adzan, pakai hijab dan lomba kaligrafi. Diharapkan kepada semua warga masyarakat Gadingan, untuk menghadiri acara tersebut. (br)


HUMAS G4


GADINGAN (23/06/2015) – Memasuki hari ke 6 bulan suci ramadhan 1436 H, jamaah sholat  isya’ yang dilanjutkan sholat tarawih tetap memenuhi mushola Soko Tunggal, baik yang tua maupun yang muda.
Yang menjadi menarik adalah tentang materi ceramah (kultum) yaitu berbicara tentang AKIK. Hal ini disampaikan oleh Bp. Ngadini, bersal dari Wonosidi Lor, Wates, Kulon Progo, yang pada kesempatan tersebut menjadi imam sekaligus penceramah.

Bp. Ngadini menyatakan bahwa sekarang ini ada sesuatu yang lagi digemari oleh anak kecil sampai dewasa yaitu tentang batu akik. Keadaan seperti itu memang cepat mendatangkan uang bagi yang beruntung, namun bagi yang tidak beruntung, sampai membawa korban gara-gara mencari batu akik.

Hal ini tidak ada yang salah, tergantung bagaimana kita menyikapinya, memang bisa mendatangkan keuntungan juga kerugian. Sayangnya banyak yang tidak bisa mengambil hikmahdengan adanya kejadian ini. Nah, batu sekecil itu harganya sudah mencapai ratusan ribu, jutaan sampai milyaran rupiah hingga mengalahkan harga satu truck batu bangunan, semua itu terjadi karena mengalami proses sehingga menjadi barang yang berharga.

Diingatkan, bahwa semua itu yang menciptakan Allah SWT, untuk itu sebagai orang Islam jangan sampai melupakan pada penciptanya.

Selanjutnya pada malam ini,  Bp. Ngadini mau memberi AKIK kepada seluruh jamaah, namun bukan berupa batu namun AKIK singkatan dari Akidah, Kuat, Ibadah, Khusuk. Jadi sebagai orang islam harus punya AKIK yaitu akidahnya kuat dan ibadahnya khusuk, sebab bisa menghantarkan kita masuk surga, kata Bp, Ngadini mengakhiri ceramahnya. (br)


HUMAS G4   


GADINGAN (21/06/2015) – Dalam menjalankan puasa pada bulan ramadhan 1436 H mari kita usahakan dan kita jalankan sebaik-baiknya, agar ibadah kita semakin sempurna, amalan-amalannya terus ditingkatkan, jangan sampai ada yang puasanya bolong-bolong, pengecualian bagi kaum hawa, sholat tarawihnya juga disempurnakan, termasuk ibadah lainnya. 
 
Hal demikian disampaikan oleh Bp. Alip Romdhani dalam ceramahnya pada saat mengisi pengajian ramadhan didepan puluhan jamaah minggu sore (21/06) di musholla Soko Tunggal Gadingan Wates.   

Lebih lanjut Bp. Alip menjelaskan perihal keimanan kita selaku umat muslim, yang pertama jelas kita harus  beriman kepada Allah SWT, kemudian kita harus yakin bahwa semua yang ada dimuka bumi ini adalah ciptaan Allah SWT, baik dan buruk juga ciptaan Allah, serta kita harus meyakini bahwa Nabi Muhammad SAW, adalah seorang rosul, seorang hamba dan juga utusan Allah. Nabi Muhammad SAW adalah nabi yang terakhir, kita harus yakin itu, sehingga apabila ada orang yang mengaku dirinya sebagai nabi maka itu tidak benar.  

Acara pengajian yang diselenggarakan pada hari minggu ini diperuntukkan untuk bapak-bapak, ibu-ibu dan remaja, sementara untuk anak-anak diadakan pada hari Jum’at lalu (19/06) yang diasuh oleh Sdr. Ahmad Sobari dan Bp. Alip Romdhani dengan materi pentingnya puasa bagi anak-anak. (br).


HUMAS G4


GADINGAN (21/06/2015) Pernahkah kita membayangkan, dimanakah manusia sebelum ada di dunia? Tentunya kita dapat dengan mudah menjawab bahwa manusia itu sebelum berada di dunia adalah di dalam kandungan. Tetapi pernahkah kita berfikir lebih jauh lagi dimanakah manusia itu sebelum berada di alam kandungan? Pastinya sebagai umat muslim kita percaya bahwa pertama kali manusia diciptakan, sebelum memasuki alam kandungan, manusia diciptakan Allah SWT dalam wujud roh-roh yang dikumpulkan oleh Allah SWT berpasang-pasangan di Alam Arwah. Alam Arwah inilah yang merupakan alam yang pertama kali dilalui oleh manusia sebelum berada di dalam kandungan dan kemudian dilahirkan ke dunia. Di alam Arwah ini, manusia sudah bersaksi akan kebesaran Allah SWT. Dan Allah juga sudah menggariskan hidup manusia, mulai dari lahir, rejeki, jodoh, hingga kematian, mulai di alam ini. Untuk itu, tujuan utama manusia dilahirkan di dunia adalah untuk beribadah.
Demikianlah yang disampaikan oleh Bpk. H. Haryono saat mengisi kultum Ramadhan menjelang Shalat Tarawih berjamaah di Mushola Soko Tunggal, Wates, Kulon Progo, pada minggu malam, 21 Juni 2015. Disampaikan pula bahwa manusia itu hidup di dunia ini hanyalah sementara. Kita manusia masih akan melalui dua alam lagi yaitu alam kubur dan Alam Akherat. Untuk itu Bpk. H. Haryono mengajak umat Muslim untuk lebih meningkatkan iman dan ibadah kita agar terhindar dari api neraka.
Pada malam kelima Shalat Tarawih Bulan Ramadhan 1436 H ini terlihat banyaknya warga masyarakat yang mengikuti Shalat Tarawih berjamaah yang diselenggarakan di Mushola Soko Tunggal. Semoga semangat beribadah warga masyarakat tidak akan pernah surut hingga malam terakhir Bulan Ramadhan tahun 2015 ini, dan tetap meningkatkan ibadah di saat bulan Ramadhan telah berakhir. 
Setelah Shalat Tarawih berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan Tadarus dan Khatam Al-Quran. Cukup banyak pula warga masyarakat yang mengikuti kegiatan ini. Ini mencerminkan bahwa masyarakat Gadingan adalah masyarakat yang agamis. 


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh fpm. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget